Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa kita mengatakan “pertama,” “kedua,” dan “ketiga” dengan tambahan “st,” “nd,” dan “rd”? Ini semua tentang bilangan ordinal – pahlawan tak dikenal dalam dunia urutan dan peringkat.
Bilangan ini tidak hanya menunjukkan berapa banyak; mereka menunjukkan yang mana. Mari kita selami dunia bilangan ordinal, menjelajahi makna, penggunaannya, dan aturan penulisan yang unik.
Pengertian Ordinal Number
Ordinal number adalah jenis angka dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk menunjukkan urutan, peringkat, atau tahapan. Berbeda dengan cardinal number yang menunjukkan jumlah (seperti one, two, three), ordinal number lebih fokus pada posisi atau urutan. Contohnya, 2nd (second) artinya “kedua”, 1st (first) artinya “pertama”, dan 3rd (third) artinya “ketiga”.
Ordinal number sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti untuk menunjukkan urutan dalam perlombaan, tanggal, atau tahapan dalam suatu proses. Misalnya, “She finished in 2nd place” (Dia finis di posisi kedua).
Penulisan Ordinal Number
Penulisan ordinal number memiliki aturan khusus. Berikut adalah cara penulisan ordinal number dari angka 1 hingga 20:
- 1st (First) – Pertama
- 2nd (Second) – Kedua
- 3rd (Third) – Ketiga
- 4th (Fourth) – Keempat
- 5th (Fifth) – Kelima
- 6th (Sixth) – Keenam
- 7th (Seventh) – Ketujuh
- 8th (Eighth) – Kedelapan
- 9th (Ninth) – Kesembilan
- 10th (Tenth) – Kesepuluh
Untuk angka di atas 20, penulisan ordinal number mengikuti pola yang sama. Misalnya, 21st (Twenty-first), 22nd (Twenty-second), dan 23rd (Twenty-third).
Contoh Penggunaan Ordinal Number dalam Kalimat
Berikut adalah beberapa contoh penggunaan ordinal number dalam kalimat sehari-hari:
- 2nd: “She won the 2nd prize in the competition.” (Dia memenangkan hadiah kedua dalam kompetisi.)
- 1st: “This is my 1st time visiting Bali.” (Ini adalah pertama kalinya saya mengunjungi Bali.)
- 3rd: “He lives on the 3rd floor of the apartment.” (Dia tinggal di lantai ketiga apartemen.)
- 10th: “The meeting is scheduled for the 10th of October.” (Rapat dijadwalkan pada tanggal 10 Oktober.)
Perbedaan Cardinal Number dan Ordinal Number
- Cardinal Number: Menunjukkan jumlah atau kuantitas. Contoh: one (1), two (2), three (3).
- Ordinal Number: Menunjukkan urutan atau posisi. Contoh: 1st (first), 2nd (second), 3rd (third).
Contoh perbandingan:
- Cardinal: “There are 5 apples on the table.” (Ada 5 apel di atas meja.)
- Ordinal: “She is the 5th person in line.” (Dia adalah orang kelima dalam antrian.)
Fungsi Ordinal Number dalam Kehidupan Sehari-hari
Ordinal number sering digunakan dalam berbagai konteks, seperti:
- Peringkat: “He finished in 2nd place in the race.” (Dia finis di posisi kedua dalam lomba lari.)
- Tanggal: “Indonesia’s Independence Day is on the 17th of August.” (Hari Kemerdekaan Indonesia jatuh pada tanggal 17 Agustus.)
- Tahapan: “This is the 3rd step in the process.” (Ini adalah langkah ketiga dalam proses.)
Tips Mengingat Ordinal Number
- Ingat pengecualian untuk angka 1, 2, dan 3: 1st, 2nd, 3rd.
- Untuk angka di atas 3, tambahkan -th di belakang angka, seperti 4th, 5th, 6th.
- Latih penggunaan ordinal number dalam kalimat sehari-hari untuk meningkatkan pemahaman.
Kesimpulan
Arti 2nd adalah “kedua” dalam bahasa Indonesia. Ordinal number seperti 1st, 2nd, dan 3rd digunakan untuk menunjukkan urutan atau posisi dalam suatu rangkaian. Dengan memahami cara penulisan dan penggunaannya, Anda dapat lebih percaya diri dalam menggunakan ordinal number dalam percakapan sehari-hari.






