News

Meta Setop Update Quest 2 Seharga Rp 5,4 Juta dan Quest Pro, Headset VR 20 Juta Unit Masuk Masa Purna Jual

Headset realitas virtual Meta Quest 2 warna putih dengan Touch controller untuk game VR
Headset Meta Quest 2 dan Quest Pro resmi memasuki masa akhir pembaruan sistem operasi Horizon OS. (Foto: Dok. Meta / UploadVR)

Intisari Liputan:

  • Meta mengonfirmasi bahwa Horizon OS 2.13 menjadi pembaruan sistem operasi terakhir untuk Quest 2 dan Quest Pro, yang mulai didistribusikan Januari 2027 dan merata ke seluruh pengguna pada Maret 2027.
  • Patch keamanan dan perbaikan celah kritis tetap disalurkan hingga akhir 2027, namun fitur antarmuka, API pengembang, dan integrasi platform baru setelah periode tersebut khusus dialokasikan untuk Quest 3, Quest 3S, dan generasi lebih anyar.
  • Koleksi aplikasi dan game yang sudah dibeli tetap bisa dimainkan serta diunduh secara bebas termasuk untuk sesi mabar lintas perangkat, dengan batas waktu pengajuan judul baru bagi kedua headset dibuka hingga Desember 2027.
  • Meta Quest 2 yang mengawali debutnya pada Oktober 2020 seharga 299 dolar AS atau sekitar Rp 5,4 juta (berdasarkan estimasi kurs terkini sekitar Rp 18.145 per dolar AS) tercatat sebagai headset VR terlaris di dunia dengan total penjualan mendekati 20 juta unit.
  • Untuk pasar Indonesia, headset ini masih menjadi primadona di bursa barang bekas seharga Rp 2,5 juta hingga Rp 3,5 jutaan untuk bermain game mandiri maupun kebutuhan PCVR kabel dan nirkabel.

Bagi Anda yang masih mengandalkan Meta Quest 2 di rumah untuk sesi kebugaran virtual harian atau menjelajah dunia maya bersama rekan komunitas, kalender dukungan perangkat kini memiliki batas akhir yang pasti. Raksasa teknologi Meta resmi menetapkan tenggat masa pensiun pembaruan sistem operasi bagi dua perangkat legendaris mereka, yakni Meta Quest 2 dan Meta Quest Pro.

Keputusan tersebut pertama kali diumumkan lewat portal resmi pengembang Meta sebelum kemudian diulas mendalam oleh The Verge, yang merinci bahwa sistem operasi kedua perangkat realitas virtual (VR) ini bakal resmi dibekukan pada 2027 mendatang. Versi pamungkas yang disiapkan adalah Horizon OS 2.13, atau yang di kalangan developer dikenal sebagai Meta VR OS SDK v213.

Horizon OS 2.13 Jadi Garis Akhir Pembaruan Sistem

Rilis pembaruan terakhir ini rencananya mulai didistribusikan secara bertahap pada Januari 2027, sebelum kemudian mendarat merata ke semua perangkat aktif pada Maret 2027, sebagaimana dipaparkan UploadVR dari dokumen resmi pengembang. Setelah momentum tersebut terlewati, seluruh fitur anyar, optimalisasi antarmuka spasial, dan API pengembang generasi terkini hanya akan dinikmati oleh lini Meta Quest 3, Quest 3S, dan deretan perangkat Mixed Reality berikutnya.

Meta menegaskan bahwa tim pengembang internal mereka tidak akan lagi melakukan validasi atau pengujian kompatibilitas SDK baru terhadap Quest 2 maupun Quest Pro. Status ini secara resmi menempatkan kedua headset pada fase purna fitur (end-of-feature), sebuah fase di mana fungsi utama perangkat tetap bekerja normal tetapi tidak lagi menerima penambahan kemampuan baru dari pengembang sistem.

Dukungan Keamanan Masih Bertahan Hingga Penghujung 2027

Kabar melegakannya, pengguna tidak perlu cemas perangkat akan langsung terkunci atau rentan diretas dalam waktu dekat. Jalur pembaruan keamanan kuartalan dan perbaikan bug kritis tetap dipelihara oleh Meta hingga akhir 2027. Kebijakan ini memastikan ekosistem perlindungan data privasi pengguna tetap terjaga rapat, sebagaimana dicatat dalam laporan analitis 9to5Google terkait peta jalan perangkat keras Meta.

Bagi Meta Quest 2 yang meluncur perdana pada Oktober 2020 silam, komitmen ini menghasilkan rentang masa pakai perangkat lunak lebih dari tujuh tahun secara kumulatif. Durasi tersebut tergolong sangat impresif di industri komputasi spasial yang bergerak sedemikian cepat. Sementara itu, bagi pemilik Quest Pro yang diboyong seharga 1.499 dolar AS atau setara sekitar Rp 27,2 juta saat rilis Oktober 2022, masa pembaruan aktifnya memang terasa jauh lebih singkat yakni sekitar lima tahun sejak rilis awal.

Di samping dukungan sistem, pengembang konten pihak ketiga juga diberikan jendela waktu yang longgar. Meta membuka pintu bagi para developer untuk mengirimkan aplikasi baru atau memperbarui game yang menargetkan Quest 2 dan Quest Pro hingga Desember 2027. Game-game populer seperti Beat Saber, Superhot VR, dan platform sosial VRChat dipastikan tetap dapat diunduh, dibeli, dan dimainkan secara normal tanpa kendala pembatasan akun.

Jejak Sejarah Headset VR Paling Populer di Dunia

Ketika pertama kali dirilis dengan banderol 299 dolar AS atau setara sekitar Rp 5,4 juta (mengacu estimasi kurs Rp 18.145 per dolar AS), Meta Quest 2 mengubah lanskap realitas virtual dari teknologi hobi yang mahal menjadi hiburan keluarga yang terjangkau. Diperkuat prosesor Qualcomm Snapdragon XR2 Gen 1, headset mandiri tanpa kabel ini sukses membukukan angka penjualan mendekati 20 juta unit di seluruh dunia.

Dominasi tersebut menjadikannya sebagai perangkat VR paling laris sepanjang masa, sekaligus menjadi fondasi utama lahirnya ekosistem aplikasi VR modern. Namun, evolusi komputasi spasial kini telah beralih ke era Mixed Reality (MR) penuh dengan dukungan passthrough warna beresolusi tinggi, sensor kedalaman presisi, dan pemrosesan kecerdasan buatan terintegrasi. Kebutuhan komputasi berat ini menuntut lompatan arsitektur silikon yang jauh lebih bertenaga.

Lompatan performa serupa juga kita jumpai pada perkembangan chipset mobile terkini, seperti yang terbukti dalam uji performa Snapdragon 8 Elite di Xiaomi 15 Pro yang tembus rekor benchmark dengan kemampuan grafis setara konsol. Di ranah VR, kehadiran Meta Quest 3 seharga 499 dolar AS (sekitar Rp 9 juta) serta Quest 3S dengan banderol kompetitif 299 dolar AS (sekitar Rp 5,4 juta) yang dibekali Snapdragon XR2 Gen 2 secara alami mendorong Meta untuk memfokuskan sumber daya riset dan pengembangan ke perangkat generasi anyar tersebut.

Implikasi Bagi Pengguna dan Pemburu Headset VR Bekas di Indonesia

Di pasar Indonesia, Meta Quest 2 memiliki basis komunitas yang terbilang sangat solid. Di berbagai platform e-commerce dan grup komunitas penggemar gawai lokal, unit Quest 2 bekas saat ini beredar luas di rentang harga Rp 2,5 juta hingga Rp 3,5 jutaan tergantung kapasitas penyimpanan dan kondisi aksesoris strap bawaan.

Bagi Anda yang sudah memiliki headset ini atau berencana meminangnya dengan dana terbatas, kabar penghentian pembaruan sistem operasi ini sejatinya bukan alasan untuk panik. Meta Quest 2 tetap menjadi opsi terbaik untuk kebutuhan PCVR, di mana headset dihubungkan ke komputer gaming via kabel Oculus Link atau koneksi Wi-Fi nirkabel menggunakan Virtual Desktop. Pemrosesan grafis pada skenario PCVR sepenuhnya dibebankan kepada kartu grafis komputer, sehingga keterbatasan sistem operasi internal headset tidak membatasi pengalaman bermain simulasi balap mobil, penerbangan, maupun judul game AAA seperti Half-Life: Alyx.

Kendati demikian, pemahaman mengenai siklus pakai perangkat elektronik rumah pintar tetap menjadi pertimbangan krusial sebelum memutuskan transaksi. Sama halnya seperti yang pernah kami soroti perihal risiko keamanan pada perangkat TV box Android murah yang kehilangan dukungan resmi dan rentan celah keamanan, memahami rentang hidup perangkat lunak membantu konsumen terhindar dari kekecewaan saat ekosistem aplikasi mulai mensyaratkan perangkat keras yang lebih mutakhir.

Jika prioritas utama Anda adalah memainkan judul game standalone eksklusif masa depan, memanfaatkan teknologi passthrough penuh untuk bekerja di ruangan virtual, dan menikmati dukungan pembaruan jangka panjang hingga bertahun-tahun ke depan, mengalihkan anggaran ke Meta Quest 3S adalah opsi paling rasional. Namun bagi penikmat game kasual dan pegiat PCVR hemat anggaran, Meta Quest 2 tetap menyuguhkan nilai guna yang luar biasa hingga masa purnajualnya tiba pada 2027 mendatang.

Tulis komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan berhenti di sini

Baca selanjutnya