TikTok telah menjadi salah satu platform media sosial paling populer di kalangan remaja, dengan milyaran pengguna aktif di seluruh dunia. Namun, seiring popularitasnya yang terus melambung, muncul pula sejumlah kekhawatiran dari orang tua tentang dampak penggunaan aplikasi ini terhadap anak-anak mereka.
Mulai dari durasi screen time yang panjang hingga paparan terhadap konten yang tidak pantas, TikTok kerap menjadi sorotan. Menjawab kekhawatiran ini, TikTok baru saja meluncurkan serangkaian fitur baru Family Pairing untuk membantu orang tua mendapatkan kendali yang lebih besar atas cara anak-anak mereka menggunakan platform ini.
Mengapa Orang Tua Perlu Peduli?
Ketika remaja menghabiskan sebagian besar waktu mereka di platform seperti TikTok, beberapa pertanyaan penting muncul. Apakah mereka mengakses konten sehat yang sesuai usia? Berapa lama mereka menghabiskan waktu di aplikasi? Apakah mereka berinteraksi dengan komunitas yang aman? Kekhawatiran ini semakin mendorong perusahaan teknologi untuk menciptakan fitur yang membantu menjawab kebutuhan kedua belah pihak—remaja yang ingin kebebasan dan orang tua yang ingin memastikan keselamatan anak-anak mereka.
Menurut sebuah artikel dari Mashable, pembatasan penggunaan aplikasi untuk remaja semakin menjadi perhatian bagi TikTok. Kini, orang tua memiliki lebih banyak alat untuk mengawasi kebiasaan penggunaan aplikasi anak-anak mereka.
Fitur Baru Family Pairing yang Perlu Anda Ketahui
TikTok telah memperbarui fitur Family Pairing mereka dengan menambahkan opsi pengawasan yang lebih canggih. Berikut adalah beberapa fitur terbaru yang dapat digunakan oleh orang tua untuk memantau aktivitas anak-anak mereka di TikTok.
1. Follower Visibility dan Blocked Accounts
Orang tua kini dapat melihat daftar akun yang diikuti anak mereka, serta mereka yang mengikuti anak tersebut. Lebih dari itu, mereka juga dapat memeriksa akun mana saja yang telah diblokir oleh anak-anak mereka. Langkah ini menambah lapisan transparansi bagi orang tua untuk memastikan bahwa komunitas anak mereka aman dan sehat.
2. Laporan Video dengan Notifikasi
Nantinya, TikTok akan meluncurkan fitur tambahan yang memungkinkan remaja memberi tahu orang tua secara langsung ketika mereka melaporkan sebuah video. Ini adalah pendekatan proaktif yang mendorong komunikasi antara anak dan orang tua mengenai apa yang dianggap tidak pantas di platform.
3. Fitur Time Away dan Pengaturan Jadwal Layar
Untuk membantu mengendalikan screen time, TikTok memperkenalkan fitur Time Away. Dengan fitur ini, orang tua dapat memblokir akses aplikasi selama jam-jam tertentu di siang hari. Ada juga opsi pengaturan akses berulang secara terjadwal, sehingga anak-anak hanya dapat menggunakan TikTok di waktu-waktu tertentu saja. Jika anak mencoba membuka aplikasi di luar waktu yang dijadwalkan, pop-up akan muncul dan mereka tidak bisa mengakses aplikasi tanpa persetujuan orang tua.
4. Pengingat “Wind Down”
Pengingat “Wind Down” dirancang khusus untuk pengguna di bawah usia 18 tahun yang masih menggunakan aplikasi setelah jam 10 malam. Fitur ini bertujuan untuk membantu remaja memprioritaskan istirahat, mendukung kesejahteraan mental mereka secara keseluruhan.
Apa Kata Ahli?
Stephen Balkam, CEO dan Pendiri Family Online Safety Institute, memuji bahwa langkah baru TikTok adalah perkembangan positif bagi keluarga. Dalam rilis resminya, Balkam menyatakan, “Alat pengawasan terbaru dari TikTok ini memberikan dukungan lebih besar kepada orang tua untuk melindungi anak-anak mereka dari bahaya dan memberdayakan mereka sebagai warga digital yang bertanggung jawab. Yang paling penting, alat-alat ini mendorong orang tua untuk membuka dialog dengan anak-anak mereka.”
Namun, TikTok diakui cukup lambat dibandingkan pesaingnya seperti Meta (Facebook) dalam mengadopsi alat pengawasan seperti ini. Namun demikian, langkah ini menjadi sinyal yang jelas bahwa perusahaan semakin serius dalam menangani kekhawatiran masyarakat terhadap media sosial.
Apakah Fitur-Fitur Ini Cukup?
Meskipun fitur-fitur ini memberikan akses kontrol yang lebih baik, ada sebuah tanggung jawab yang tidak hanya terletak pada alat teknologi saja. Seperti yang disebutkan oleh Mashable, dialog yang terbuka antara remaja dan orang tua adalah kunci untuk meminimalkan risiko dan memaksimalkan manfaat dari penggunaan aplikasi seperti TikTok.
Pengaruh dan Keuntungan Jangka Panjang
Dengan alat pengawasan yang baru ini, TikTok mampu menawarkan solusi win-win bagi remaja dan orang tua. Anak-anak tetap diberdayakan untuk menjelajahi kreatifitas mereka secara bebas, sementara orang tua memiliki pegangan yang lebih kuat dalam memastikan keselamatan mereka.
Perubahan ini bukan hanya langkah maju bagi TikTok sendiri, tetapi juga sebuah contoh bagaimana media sosial dapat berfungsi sebagai alat yang mendukung kesejahteraan semua pihak.
Jika Anda seorang orang tua, manfaatkan fitur ini sebaik-baiknya untuk melindungi dan mendukung anak Anda. Bersama, Anda dapat menciptakan pengalaman digital yang lebih aman dan bermakna.






