Site icon COOLkas

Miles Rilis Dongle OBD-II Berbasis AI: Pantau Mobil Tanpa Jual Data Privasi Pengemudi

Perangkat pintar Miles Plug terpasang di soket OBD-II mobil

Perangkat Miles Plug yang berfungsi memantau kondisi dan keamanan mobil. (Foto: Dok. The Verge)

Pernah nggak kepikiran kalau mobil modern yang kita kendarai setiap hari diam-diam mengumpulkan data cara nyetir kita, lalu menjualnya ke pialang asuransi? Isu ini bukan paranoia belaka, apalagi setelah raksasa otomotif seperti General Motors di Amerika Serikat sempat tersandung sanksi gara-gara menjual riwayat perjalanan pengemudi tanpa izin transparan. Nah, buat Anda yang ingin memantau kondisi kendaraan, terutama saat mobil dipakai anak remaja yang baru belajar nyetir, tanpa harus merasa dimata-matai, startup bernama Miles Labs baru saja merilis solusi yang cukup cerdas: Miles Plug.

Konsepnya sederhana tapi kena banget di kebutuhan harian. Miles Plug ini ibarat wearable device tapi khusus buat mobil Anda. Tinggal colok ke soket OBD-II yang biasanya ngumpet di bawah setir, yang ada di hampir semua mobil bensin dan hibrida keluaran 2008 ke atas, alat mungil ini langsung aktif membaca ‘kesehatan’ jeroan mesin sekaligus memantau koordinat GPS secara akurat.

Bukan Sekadar Pelacak, Ada ‘Montir AI’ di Kantong Anda

Beda dari pelacak konvensional yang cuma ngasih tahu mobil lagi ada di mana, Miles menyematkan chatbot pintar bernama Miles Mechanic. Terobosan ini, sebagaimana diulas hangat oleh The Verge, bekerja menerjemahkan lampu indikator check engine yang kerap bikin panik jadi penjelasan bahasa manusia yang santai dan gampang dipahami. Jadi kalau ada kode eror mesin menyala, kita nggak perlu langsung buru-buru panik ke bengkel; AI ini bakal kasih tahu seberapa darurat kerusakannya dan berapa estimasi biaya perbaikan yang masuk akal.

Menariknya lagi, alat ini dibekali sensor deteksi benturan otomatis. Kalau amit-amit mobil mengalami insiden di jalan, sistem bakal langsung mengirimkan sinyal darurat dan bantuan pinggir jalan. Buat para orang tua, ada fitur evaluasi gaya berkendara, seperti peringatan rem mendadak atau ngebut ugal-ugalan, yang dirancang transparan. Artinya, anak dan orang tua bisa melihat log yang sama di aplikasi tanpa ada yang disembunyikan diam-diam di belakang layar.

Komitmen Anti-Jual Data: Anda Pembeli, Bukan Produk

Dua pendiri Miles, Matt McGovren dan Kit Klein, yang merupakan pentolan lama dari tim Amazon Ring dan smart home Ubiquiti, sangat vokal soal privasi. Prinsip mereka cukup menohok: You are the customer, you are not the product. Your data is not the product. Seluruh data telemetri dienkripsi secara ketat, aplikasinya bersih tanpa iklan sampah, dan riwayat lokasi terikat ke mobil, bukan ke ponsel pengguna. Begitu Anda turun dan melangkah menjauh dari mobil, pelacakan otomatis berhenti total.

Untuk urusan kocek, Miles mematok harga perangkat 99 dolar AS dengan biaya langganan tahunan 180 dolar AS, atau paket hemat tiga tahun senilai 396 dolar AS yang sudah menggratiskan perangkatnya di pasar Amerika Serikat. Meski sistem langganan di muka ini butuh komitmen modal awal, pendekatan ini menjamin server mereka tetap hidup tanpa harus tergoda menjual data pribadi pengguna ke pihak ketiga.

Ke depannya, tim pengembang bahkan menyiapkan integrasi protokol MCP (Model Context Protocol) agar data mobil bisa ngobrol langsung sama asisten pintar favorit seperti Siri atau Google Assistant. Perkembangan gadget otomotif yang berani pasang badan soal keamanan data ini bisa Anda telusuri lebih lengkap pada Rubrik Review & Gadget di portal Coolkas.

Exit mobile version