.code-block-default {margin: 8px 0; clear: both;} .code-block- {} .code-block-center {margin: 8px auto; text-align: center; display: block; clear: both;} .ai-align-left * {margin: 0 auto 0 0; text-align: left;} .ai-align-right * {margin: 0 0 0 auto; text-align: right;} .ai-center * {margin: 0 auto; text-align: center; }

Site icon COOLkas

Dengan Veo Google Siap Guncang Dunia Video dengan AI yang Bikin Video 1080p dari Teks!

Google Veo 2

Screenshot Website VEO 2

Wah, ada kabar seru nih dari dunia AI! Google baru aja mau ngerilis Veo, sebuah model AI yang bisa bikin video berkualitas tinggi (1080p!) cuma dari teks, gambar, atau video. Keren banget, kan?

Shelly Palmer, seorang pakar teknologi, nulis tentang ini dan bilang kalau Veo diumumin di Google I/O. Veo ini bisa bikin video sinematik yang akurat secara fisik, gerakannya realistis, dan yang paling gokil, dia paham banget sama visual storytelling. Bayangin, cuma kasih perintah singkat, langsung jadi video keren!

Veo ini bukan pemain tunggal. Udah ada beberapa kompetitor lain, kayak Sora dari OpenAI. Tapi, Veo punya keunggulan karena terintegrasi langsung sama ekosistem Google. Nantinya, Veo bakal nyambung ke YouTube Shorts dan produk Google lainnya. Ini yang nggak dipunya OpenAI!

Veo juga punya fitur canggih kayak masking dan kontrol gerakan kamera. Bahkan, dia ngerti istilah-istilah sinematik kayak “timelapse” atau “aerial shot of a landscape.” Google juga bilang mereka kerja sama bareng seniman dan pembuat film, termasuk Donald Glover (sutradara peraih Oscar) dan studio kreatifnya, Gilga, buat mastiin Veo ini sesuai sama kebutuhan industri kreatif.

Sayangnya, buat sekarang, Veo belum bisa dicoba semua orang. Google baru ngasih akses ke beberapa kreator terpilih lewat VideoFX. Tapi, tenang aja, Google janjiin akses yang lebih luas bakal dateng “segera.”

Shelly Palmer sendiri udah nyobain Veo selama sebulan dan bilang, “Ini bener-bener spektakuler. Kayak sihir!” Palmer juga nambahin kalau integrasi Veo sama ekosistem Google bakal bikin dia makin menarik dan bisa ngasih dampak besar buat industri video. Soalnya, semua orang nantinya bisa bikin dan nyebarin video dengan gampang, cukup modal deskripsi singkat.

Palmer juga nyindir orang-orang yang mungkin nganggep video hasil AI ini cuma “AI slop” alias sampah. Menurut dia, itu sama aja kayak bilang YouTube dulu cuma isinya video kucing naik skateboard. “Kita lagi di ambang sesuatu yang baru dan luar biasa seru!” kata Palmer.

Pemain Utama di Pasar AI Video:

Inovator China di Dunia AI Video:

Kira-kira, kapan ya kita bisa nyobain Veo ini? Pasti seru banget!

Exit mobile version